Lokakarya Penyelamatan Pulau Tikus dan Pesisir Bengkulu Untuk Kepentingan Ekologi, Ekonomi Dan Sosial

Pertanian Sampul

Dalam rangka berkontribusi dalam pengelolaan sumberdaya alam di Bengkulu, Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Bengkulu bekerja sama dengan Australia Awards in Indonesia dan Komunitas Mangrove Bengkulu mengadakan lokakarya “Penyelamatan Pulau Tikus Dan Pesisir Bengkulu Untuk Kepentingan Ekologi, Ekonomi Dan Sosial”. Acara ini bertempat di Ruang Rapat 3 Gedung Rektorat Universitas Bengkulu pada hari Senin, 28 Agustus 2017.

PT3

Kegiatan ini melibatkan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Bengkulu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu, Badan Perencanaan Daerah Provinsi Bengkulu, Akademisi dari Universitas Bengkulu, Unihaz dan UMB, Nelayan, LSM, Pelaku Wisata, Jurnalis, dan Kelompok Masyarakat. Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Faperta Ir. Fahrurrozi, M.Sc., Ph.D.

Rangkaian kegiatan ini diawali oleh laporan Koordinator Kegiatan, Yansen, S.Hut., M.Sc., Ph.D yang pada intinya menyampaikan bahwa lokakarya pada tahun 2017 ini merupakan salah satu bagian awal dari kegiatan pengelolaan Pulau Tikus dan Pesisir Bengkulu.

PT2

Acara dilanjutkan dengan persentasi mengenai kegiatan Komunitas Mangrove Bengkulu yang disampaikan oleh ketua Komunitas Mangrove Bengkulu, dan pemaparan oleh dua narasumber, Dosen Jurusan Kehutanan UNIB Dr. Gunggung Senoaji, S.Hut, M.P dan Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Ivan Syamsurizal, ST., MT. Dalam Pemaparannya, Gunggung menyampaikan tentang kondisi ekologis pesisir Bengkulu dan Pulau Tikus : tantangan penyelamatan dan pemanfaatan ekosistem pesisir dan pulau kecil. Sedangkan Ivan menampaikan tentang rencana pengelolaan sumberdaya pesisir dan pulau kecil di Bengkulu.

PT1

Setelah pemaparan dari narasumber,dilakukan diskusi oleh berbagai pihak yang terkait mengenai permasalahan dan pemecahan masalah pengelolaan Pulau Tikus dan Pesisir Bengkulu. Acara ditutup dengan penyampaian kesimpulan dari Koordintor Acara. (PPR).