Lab. Proteksi Tanaman

Laboratorium Proteksi Tanaman terdiri atas Laboratorium Induk dan 5 laboratorium khusus yaitu : Laboratorium Dasar Ilmu Hama Tumbuhan, Laboratorium Dasar Ilmu Penyakit Tumbuhan, Laboratorium Biologi Patogen, Laboratorium Pengendalian Hayati dan Ekologi, Laboratorium Taksonomi dan Musium IHPT.

Penelitian Unggulan
Kegiatan penelitian meliputi Identifikasi hama, nematoda dan patogen hama; Eksplorasi dan pemanfaatan arthropoda dan mikroorganisme, survey hama dan penyakit; imunisasi tanaman, dan eksplorasi mikroba antagonis, musuh alami dan pestisida alami. Penelitian mikoriza dan pemanfaatannya saat ini dapat dikatakan sebagai leader di antara universitas lainnya di seluruh Sumatra, sehingga Laporatorium Proteksi Tanaman dipercaya untuk menyelenggarakan pelatihan dan pengembangan khususnya untuk mikoriza.

Layanan kepada Masyarakat atau Instansi Terkait
Layanan kepada Masyarakat yang diberikan oleh laboratorium ini antara lain pengujian pestisida dengan metode efikasi maupun bioesay; klinik tanaman; jasa konsultasi bibit/benih tanaman bebas penyakit; jasa konsultasi penggunaan herbisida dan pengendalian gulma; jasa konsultasi pengelolaan hama; pengujian bahan pestisida; penyediaan mikroba penyubur tanah; penyediaan agen antagonis untuk patogen tertular tanah; dan penyelenggaraan pelatihan pengendalian hama terpadu dan mikoriza. Disamping itu laboratorium ini juga memfasilitasi kegiatan kewirausahaan bagi mahasiswa dan masyarakat terutama dalam produksi alat pakan ternak/burung, pupuk organik dan multimikroba, biopestisida, pengembangan ulat sutera, budidaya jamur, produksi nata de coco, pengembangan pertanian organik dan lain-lain.