Call Us Today! +62 736 21290 / 21170|faperta@unib.ac.id
Panduan Akademik 2019-04-07T23:20:38+00:00

KURIKULUM

  • Kurikulum yang berlaku berisi kegiatan perkuliahan, praktikum, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat;
  • Kurikulum bertujuan membekali dan mengarahkan mahasiswa untuk mencapai keahlian, pengetahuan, kecakapan, ketrampilan tertentu, penalaran, moralitas dan etika tinggi yang dilaksanakan pada jenjang pendidikan tertentu;
  • Kurikulum berfungsi untuk mewujudkan tujuan pendidikan, kebutuhan pembangunan, pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni;
  • Kurikulum sebagai dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) pasal ini berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  • Kurikulum suatu program studi disusun oleh tim yang ditetapkan oleh Dekan yang terdiri dari personal yang memiliki bidang ilmu yang sesuai dengan kurikulum yang akan disusun;
  • Kurikulum dapat ditinjau kembali sesuai kebutuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni;
  • Kurikulum yang berlaku ditetapkan dengan Keputusan Rektor.
  • Perubahan kurikulum tentang matakuliah Universitas ditetapkan dengan Keputusan Rektor setelah mendapat pertimbangan Senat Universitas.
  • Perubahan kurikulum tentang matakuliah Fakultas ditetapkan dengan keputusan Dekan setelah mendapat pertimbangan senat Fakultas

Penyusunan dan Perubahan Kurikulum

  • Setiap program studi wajib menyusun kurikulum, melaksanakan, dan mengevaluasi pelaksanaan kurikulum mengacu pada KKNI bidang pendidikan tinggi sesuai dengan kebijakan, regulasi, dan panduan tentang penyusunan kurikulum program studi.
  • Pedoman penyusunan dan tatacara perubahan kurikulum yang berlaku ditetapkan dalam Surat Keputusan Rektor setelah mendapat pertimbangan Senat Universitas;
  • Dalam pedoman penyusunan kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sekurang-kurangnya mengatur tentang tatacara:
  1. penyusunan dan/atau perubahan kurikulum
  2. penentuan nama dan kode mata kuliah
  3. penetapan bobot sks mata kuliah
  4. ketentuan mata kuliah yang ada praktikumnya
  5. penyusunan silabus dan Rencana Pembelajaran Semester mata kuliah
  6. penyusunan mata kuliah prasyarat, dan
  7. pelaksanaan evaluasi
  • Struktur mata kuliah dalam kurikulum terdiri dari mata kuliah umum wajib nasional, wajib Universitas, wajib Fakultas, wajib dan pilihan Program Studi;
  • Mata Kuliah Umum Wajib Nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (3) adalah :
  1. Pendidikan Agama : 3 (2-1) sks
  2. Pancasila : 2 (2-0) sks
  3. Pendidikan Kewarganegaraan : 2 (2-0) sks
  4. Bahasa Indonesia : 3 (3-0) sks
  • Mata Kuliah Wajib Universitas sebagaimana dimaksud pada ayat (3) adalah :
  1. Kuliah Kerja Nyata : 4 (0-4) sks
  2. Kewirausahaan : 3 (2-1) sks
  3. Bahasa Inggris : 2 (2-0) sks
  • Mata Kuliah wajib Nasional dan Universitas dapat ditambah atau dikurangi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui keputusan Rektor setelah mendapat pertimbangan dari Senat Universitas;
  • Mata Kuliah wajib Fakultas, mata kuliah wajib dan Pilihan Program Studi ditetapkan dalam kurikulum program studi yang bersangkutan;
  • Mata Kuliah wajib Fakultas Pertanian tahun 2017, adalah:
  1. MFE-101 Biologi: 3(2-1)
  2. MFE-102 Matematika: 3(3-0)
  3. MFE-103 Fisika: 3(2-1)
  4. MFE-104 Kimia: 3(2-1)
  5. MFE-105 Pengantar Sumberdaya Alam dan Lingkungan: 2(2-0)
  6. MFE-300 Bahasa Inggris Akademik: 2(2-0)
  7. MFE-200 Karya Tulis Ilmiah: 2(2-0)
  8. MFE-400 Skripsi: 5-6(0-5/0-6)

Penawaran Mata Kuliah

  • Kesatuan rencana beban studi mahasiswa dituangkan dalam kurikulum disertai dengan nilai kredit setiap mata kuliah;
  • Hanya mata kuliah yang tertuang dalam kurikulum dan memiliki nilai kredit tertentu yang dapat ditawarkan kepada mahasiswa;
  • Beban studi atau sks setiap Program Studi memiliki imbangan tertentu antara kurikulum inti dan kurikulum institusional disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku dan kebutuhan masyarakat;

 

SISTEM PEMBELAJARAN DAN SATUAN KREDIT SEMESTER (sks)

Sistem Pembelajaran

  • Penyelenggaraan proses pembelajaran di Universitas Bengkulu menerapkan sistem kredit semester, sistem blok atau modul terintegrasi atau bentuk lain sesuai dengan kebutuhan dalam memenuhi capaian pembelajaran;
  • Sistem pembelajaran bertujuan untuk:
    1. memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu;
    2. memberikan kesempatan kepada para mahasiswa agar dapat mengikuti kegiatan pendidikan yang sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya;
    3. mempermudah sistem evaluasi kompetensi mahasiswa.
  • Sistem pembelajaran yang dianut di Universitas Bengkulu adalah student centred learning yaitu pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa;

Satuan Kredit Semester (sks)

  • Satuan kredit semester (sks) pada proses pembelajaran berupa kuliah, responsi, tutorial, seminar, praktikum, praktik studio, praktik bengkel, praktik lapangan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan/atau proses pembelajaran lain yang sejenis;
  • Satu (1) sks pada proses pembelajaran berupa kuliah, responsi atau tutorial berarti 50 (lima puluh) menit kegiatan akademik tatap muka terjadwal, 60 (enam puluh) menit kegiatan akademik terstruktur ditambah dengan 60 (enam puluh) menit kegiatan akademik mandiri per minggu;
  • Satu (1) sks pada proses pembelajaran pada praktikum, praktik studio, praktik bengkel, praktik lapangan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan/atau proses pembelajaran lain yang sejenis, 170 (seratus tujuh puluh) menit per minggu per semester;
  • Satu (1) sks pada proses pembelajaran berupa seminar atau bentuk lain yang sejenis berarti kegiatan tatap muka 100 (seratus) menit per minggu per semester dan kegiatan mandiri 70 (tujuh puluh) menit per minggu per semester;
  • Perhitungan beban belajar dalam sistem blok, modul, atau bentuk lain ditetapkan sesuai dengan kebutuhan dalam memenuhi capaian pembelajaran.

Beban Belajar

  • Beban belajar mahasiswa program vokasi dan sarjana pada semester 1 (satu) sesuai dengan kurikulum program studi yang berlaku pada semester tersebut;
  • Beban belajar mahasiswa program vokasi dan sarjana yang berprestasi akademik dengan IPK minimal 3,00 pada semester 2 (dua) dan seterusnya maksimum 24 sks;
  • Beban studi program sarjana paling sedikit144 (seratus empat puluh empat) sks dan sebanyak-banyaknya 160 (seratus enam puluh) sks termasuk skripsi, yang dijadwalkan dapat ditempuh sekurang-kurangnya dalam waktu 8 (delapan) semester dan sebanyak-banyaknya dalam waktu 14 (empat belas) semester;

 

HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN

Hak Mahasiswa

  • Mendapatkan buku saku Panduan Akademik dan perlengkapan administratifnya, yaitu jadwal perkuliahan, dan buku bimbingan dan konseling;
  • Mendapatkan jaket almamater beserta atributnya;
  • Mendapatkan pelayanan dari unit pengampu kegiatan pembelajaran (Prodi, bagian, jurusan, fakultas, dan universitas) untuk menghilangkan hambatan belajar;
  • Memperoleh kompetensi yang ditetapkan di dalam kurikulum program studi yang diikuti;
  • Mendapatkan lembar kerja mahasiswa dari setiap jenis ujian dan tugas yang diberikan;

Kewajiban Mahasiswa

  • Merencanakan perkuliahan tiap semester dengan bimbingan dosen Pembimbing Akademik (PA);
  • Mengevaluasi kembali hasil capaian belajarnya tiap semester, dan menyesuaikan rencana belajar semester berikutnya berdasarkan capaian hasil belajar yang diperoleh di semester sebelumnya;
  • Menghadiri kegiatan proses pembelajaran sekurang-kurangnya 80% dari proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh dosen;
  • Menyampaikan alasan yang sah jika persyaratan kehadiran sebagaimana tersebut pada ayat (3) pasal ini tidak terpenuhi;
  • Mengikuti evaluasi kompetensi mahasiswa yang dilakukan oleh dosen dalam bentuk tugas, kuis (tes sumatif), ujian tengah semester, dan ujian akhir semester termasuk praktikum pada mata kuliah berpraktikum;

Pendaftaran Mahasiswa

  • Mahasiswa wajib mendaftarkan diri pada setiap semester di Subbagian Registrasi, Bagian Pembelajaran pada Biro Perencanaan, Pembelajaran dan Kemahasiswaan (PPK);
  • Mahasiswa baru yang diterima wajib mendaftarkan diri dengan menyerahkan syarat-syarat yang telah ditentukan;
  • Mahasiswa lama yang mendaftar ulang harus menunjukkan kartu mahasiswa dan bukti pembayaran SPP/UKT semester sebelumnya.
  • Mahasiswa yang mengambil cuti akademik harus menyertakan surat cuti pada saat mendaftar ulang;
  • Mahasiswa yang terlambat mendaftar ulang diberi perpanjangan waktu paling lama satu minggu dari batas akhir pendaftaran dan kepada yang bersangkutan dibebani biaya keterlambatan 1 % dari besarnya SPP/UKT terakhir;
  • Mahasiswa yang tidak terdaftar selama 1 (satu) semester tanpa surat bukti cuti dari Rektor masih dapat mendaftar sebagai mahasiswa Universitas Bengkulu pada semester berikutnya dengan membayar SPP/UKT selama yang bersangkutan tidak aktif dan SPP/UKT semester yang akan dijalani;
  • Mahasiswa yang tidak terdaftar selama 2 (dua) semester berturut-turut dapat aktif kembali apabila memperoleh rekomendasi dari Dekan serta membayar SPP/UKT selama yang bersangkutan tidak aktif dan SPP/UKT semester yang akan dijalani;
  • Waktu mahasiswa tidak aktif sebagaimana tersebut pada ayat (6) dan (7) pasal ini dihitung sebagai masa studi
  • Mahasiswa yang tidak terdaftar melebihi 2 (dua) semester tanpa surat bukti cuti akademik dianggap mengundurkan diri dan tidak bisa mendaftar menjadi mahasiswa lagi

Cuti Akademik

  • Mahasiswa yang mengajukan cuti akademik, wajib mengajukan permohonan tertulis kepada Ketua Jurusan dan/atau Dekan sebelum berakhirnya masa pendaftaran ulang mahasiswa, untuk kemudian diterbitkan surat izin cuti akademik oleh Rektor;
  • Izin cuti akademik diberikan untuk jangka maksimum selama 4 (empat) semester bagi program sarjana;
  • Mahasiswa hanya dapat mengajukan cuti akademik secara berturut-turut maksimal 2 (dua) semester;
  • Mahasiswa yang cuti dari kegiatan akademik sebagaimana tersebut pada ayat (1) dapat aktif kembali sesuai dengan surat cuti yang diterimanya;
  • Mahasiswa diperbolehkan mengajukan cuti akademik setelah menempuh perkuliahan selama dua semester;
  • Dalam hal tertentu mahasiswa dapat mengajukan cuti akademik sebelum menempuh perkuliahan dua semester;
  • Waktu cuti akademik tidak diperhitungkan dalam penentuan batas waktu penyelesaian studi.

Perpindahan Antar-Prodi dan Antar-Perguruan Tinggi

  • Perpindahan mahasiswa antarprogram studi selingkung UNIB diatur dengan ketentuan sebagai berikut :
    1. Memiliki IPK minimal 2,00 dan telah menyelesaikan kegiatan      akademik minimal 2 (dua) semester;
    2. Mendapat persetujuan dari Dekan fakultas asal berdasarkan pertimbangan Ketua Jurusan/Ketua Bagian;
    3. Disetujui oleh Dekan dan Ketua Jurusan/Ketua Bagian program studi yang dituju;
    4. Lulus tes yang diselenggarakan oleh Program Studi yang dituju;
    5. Kredit yang dimiliki oleh mahasiswa pindahan tersebut dapat dipertimbangkan oleh Ketua Jurusan/Bagian/Program Studi untuk dipindah alihkan sepanjang sesuai dengan kurikulum prodi yang baru;
    6. Perpindahan mahasiswa antarprodi hanya berlaku satu kali pada awal tahun akademik;
    7. Perpindahan dari program non reguler ke program reguler tidak diperbolehkan;
    8. Masa studi mahasiwa pada ayat (1) pasal ini dihitung sejak diterima di Universitas Bengkulu;
  • Mahasiswa yang akan pindah ke perguruan tinggi lain harus berstatus aktif dan sudah menempuh studi selama 2 (dua) semester di Universitas Bengkulu;
  • Mahasiswa yang pindah sebagaimana yang dimaksud ayat (1) dan (2) ditetapkan dengan Keputusan Rektor;
  • Mahasiswa yang telah disetujui oleh Rektor untuk pindah ke perguruan tinggi lain tidak dapat pindah kembali menjadi mahasiswa Universitas Bengkulu.

Mahasiswa Pindahan

  • Universitas Bengkulu menerima mahasiswa pindahan dari perguruan tinggi negeri yang memiliki Prodi yang sama dan atau serumpun dengan Prodi yang ada di Universitas Bengkulu;
  • Universitas Bengkulu dapat menerima atau menolak mahasiswa pindahan dari perguruan tinggi lain dengan mempertimbangkan mutu atau kualitas Universitas atau program studi asal;
  • Universitas Bengkulu hanya dapat menerima mahasiswa pindahan pada awal tahun akademik;
  • Mahasiswa pindahan sebagaimana pada ayat (1) dan (2) harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
    1. Berstatus mahasiswa aktif di perguruan tinggi asal,
    2. Jika telah mengikuti kegiatan akademik selama 2 (dua) semester mahasiswa yang bersangkutan harus sudah menyelesaikan sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) sks dengan IPK sama dengan atau lebih dari 2,50 (dua koma lima nol),
    3. Jika telah mengikuti kegiatan akademik selama 4 (empat) semester mahasiswa yang bersangkutan harus sudah menyelesaikan sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) sks dengan IPK sama dengan atau lebih dari 2,50 (dua koma lima nol),
    4. Jika telah mengikuti kegiatan akademik selama 6 (enam) semester mahasiswa yang bersangkutan harus sudah menyelesaikan sekurang-kurangnya 80 (delapan puluh) sks dengan IPK sama dengan atau lebih dari 2,50 (dua koma lima nol),
    5. Jika telah mengikuti kegiatan akademik selama 8 (delapan) semester mahasiswa yang bersangkutan harus sudah menyelesaikan sekurang-kurangnya 100 (seratus) sks dengan IPK sama dengan atau lebih dari 2,50 (dua koma lima nol),
    6. tidak dalam proses dikeluarkan (drop out), sedang mendapat sanksi akademik/etika atau lainnya dari perguruan tinggi negeri asal yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari rektor perguruan tinggi negeri asal;
  • Mahasiswa yang akan pindah ke Universitas Bengkulu harus mengajukan permohonan kepada Rektor Universitas Bengkulu dengan melampirkan persyaratan-persyaratan sebagaimana yang diatur pada ayat (4);
  • Mahasiswa pindahan harus lulus ujian yang diselenggarakan oleh Prodi/ jurusan/bagian yang dituju di Universitas Bengkulu;
  • Mahasiswa pindahan harus mengikuti ketentuan akademik, kurikulum, dan jangka waktu studi yang berlaku di Universitas Bengkulu;
  • Jangka waktu studi mahasiswa pindahan sesuai dengan batas waktu Prodi yang ditempuhnya di Universitas Bengkulu yang dihitung saat mulai terdaftar pada perguruan tinggi asal sebelum pindah ke Universitas Bengkulu;
  • Mahasiswa pindahan sebagaimana yang dimaksud ayat (1) dan ditetapkan dengan Keputusan Rektor.

Mahasiswa Asing

  • Universitas Bengkulu dapat menerima mahasiswa warga negara asing, sesuai dengan Peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  • Warga negara asing dapat menempuh pendidikan sejak tahun pertama di Universitas Bengkulu maupun pindahan dari perguruan tinggi di luar negeri sesuai persyaratan yang ditentukan;
  • Seleksi masuk mahasiswa asing adalah melalui ujian masuk yang dilaksanakan khusus untuk itu;
  • Tatacara dan persyaratan penerimaan mahasiswa asing ditetapkan oleh Keputusan Rektor.

Pengenalan Kehidupan Kampus dan Matrikulasi

  • Pengenalan kehidupan kampus bagi Mahasiswa Baru (PKK-MABA Universitas Bengkulu) merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh semua mahasiswa baru dan pindahan dengan tujuan untuk memperkenalkan tata-kehidupan kampus yang meliputi;kegiatan akademik, organisasi/kelembagaan dan kemahasiswan di Universitas Bengkulu;
  • Kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan di tingkat Universitas dan Fakultas dengan lama waktu tidak melebihi 4 (empat) hari,yang dilaksanakan atas koordinasi antara bidang kemahasiswaan universitas dan fakultas;
  • Mahasiswa yang sudah mengikuti kegiatan pada ayat (1) berhak memperoleh sertifikat;
  • Sertifikat sebagaimana dimaksud pada ayat (3) merupakan salah satu syarat untuk memperoleh beasiswa dan keanggotaan di Organisasi Kemahasiswaan (ormawa) baik di tingkat universitas, fakultas, jurusan, maupun prodi;
  • PKK-MABA Universitas Bengkuluhanya diberlakukan kepada mahasiswa program vokasi dan sarjana;
  • Jika dipandang perlu, matrikulasi dapat dilaksanakan di tingkat fakultas/jurusan/prodi berupa kegiatan pembelajaran tanpa sks bagi mahasiswa baru yang membutuhkan penyetaraan keilmuan;
  • Jadwal pelaksanaan matrikulasi di setiap fakultas/jurusan/prodi ditentukan oleh fakultas/jurusan/prodi yang menyelenggarakan;

 

RENCANA STUDI MAHASISWA

Rencana Studi

  • Setiap mahasiswa wajib mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) secara daring berdasarkan kurikulum masing-masing prodi sesuai dengan jadwal di dalam kalender akademik;
  • Pada awal semester, mahasiswa menyusun rencana studi dengan bimbingan dosen Pembimbing Akademik (PA) yang ditetapkan oleh Rektor;
  • KRS yang telah diisi mahasiswa harus mendapat persetujuan PA secara daring setelah melakukan konsultasi dengan dosen PA;
  • Karena sesuatu hal yang tidak memungkinkan bagi PA menyetujui KRS mahasiswa, pembimbingan dan persetujuan dilakukan oleh ketua Jurusan/Prodi setelah mendapat persetujuan dari PA;
  • Bagi mahasiswa yang belum mengisi KRS atau belum mendapat persetujan PA sampai batas waktu jadwal perubahan KRS sesuai kalender akademik tidak diperbolehkan mengikuti perkuliahan, Ujian dan mendapatkan nilai;
  • Setiap menjelang awal semester, mahasiswa berhak mendapat Laporan Hasil Studi (LHS) semester sebelumnya secara daring;
  • LHS yang dimaksud dalam ayat (6) menjadi dasar untuk pengisian rencana studi semester berikutnya;
  • Beban studi yang dapat diambil oleh seorang mahasiswa didasarkan pada hasil studi pada semester sebelumnya atau Indeks Prestasi Semester (IPS) dengan ketentuan :
    1. IPS ≥ 3,00 atau lebih, dapat mengambil maksimum 24 (dua puluh empat) sks
    2. 2,50 ≤ IPS ≤2,99, dapat mengambil maksimum 21 (dua puluh satu) sks
    3. 2,00 ≤ IPS ≤ 2,49, dapat mengambil maksimum 19 (sembilan belas) sks
    4. 1,51 ≤ IPS ≤1,99, dapat mengambil maksimum 16 (enam belas) sks
    5. 1,50 ≤ IPS, dapat mengambil maksimum 13 (tiga belas) sks

(9). Khusus untuk mahasiswa baru, pengambilan SKS pada semester 1 (satu) sesuai dengan jumlah SKS yang disyaratkan pada paket semester tersebut;

Perubahan Rencana Studi

  • Perubahan Rencana Studi hanya dapat dilakukan oleh mahasiswa yang telah mengisi KRS dan telah mendapatkan persetujuan PA sesuai jadwal yang telah ditentukan;
  • Perubahan Rencana Studi hanya dapat dilaksanakan sesuai kalender akademik, dengan ketentuan telah mendapat persetujuan dari PA;
  • Perubahan Rencana Studi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan dengan mengisi Kartu Perubahan Rencana Studi (KPRS) secara daring yang prosedurnya sama dengan pengisian KRS;
  • Perubahan Rencana Studi dapat dilakukan untuk membatalkan atau mengganti mata kuliah dengan mata kuliah yang mempunyai sks sama atau kurang atau menambah mata kuliah sepanjang tidak melewati jumlah sks maksimal yang dapat diambil oleh seorang mahasiswa.

Pembimbing Akademik

  • Setiap mahasiswa dibimbing oleh seorang Pembimbing Akademik (PA) yang diangkat dan diberhentikan berdasarkan Surat Keputusan Rektor;
  • Jika PA berhalangan, karena urusan dinas, ijin belajar atau alasan lain yang menyebabkan pembimbing tersebut tidak dapat melaksanakan tugasnya, maka tugas dan fungsinya digantikan oleh Ketua Prodi/Ketua Bagian/Ketua Jurusan/Wakil Dekan Bidang Akademik;
  • Kelalaian PA dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dapat mengakibatkan pencabutan Surat Keputusan pembimbing Akademik oleh Rektor;

 

PROSES PEMBELAJARAN

Masa Perkuliahan

  • Perkuliahan semester ganjil dimulai pada minggu kedua bulan Agustus dan berakhir pada minggu kedua Desember tahun akademik berjalan;
  • Perkuliahan semester genap dimulai pada minggu kedua bulan Januari dan berakhir pada minggu kedua Juni tahun akademik berjalan.

Kuliah Antar Semester

  • Kuliah Antar Semester (KAS) dilaksanakan untuk membantu mahasiswa memperbaiki nilai mata kuliah yang pernah diambil;
  • Kuliah antar semester (KAS) merupakan perkuliahan yang dilaksanakan antara semester genap dan ganjil dengan lama waktu penyelenggaraan setara dengan waktu perkuliahan reguler yang dipadatkan dalam waktu 8 (delapan) minggu;
  • Kuliah antar semester (KAS) hanya dapat diikuti oleh mahasiswa aktif semester berjalan;
  • Jumlah sks maksimum yang bisa diambil adalah 9 (sembilan) sks;
  • Perkuliahan antar semester hanya bisa dilaksanakan apabila diikuti oleh sekurang-kurangnya 15 (lima belas) orang;
  • Apabila ayat (5) pasal ini tidak terpenuhi,  KAS masih dapat dilaksanakan dengan ijin Dekan;
  • Pendaftaran KAS dilaksanakan di fakultas dan registrasi dilaksanakan di universitas;
  • Mahasiswa yang akan mengikuti KAS wajib mengisi Kartu Rencana Studi secara daring dengan prosedur sama dengan pengisian KRS perkuliahan reguler;
  • Capaian IP KAS tidak menjadi pertimbangan dalam pengambilan sks semester reguler selanjutnya;
  • Kuliah Antar Semester (KAS) diselenggarakan sama dengan jumlah pertemuan pada perkuliahan semester reguler dan sesuai beban belajar mahasiswa untuk memenuhi capaian pembelajaran yang telah ditetapkan.

Kuliah Remedial dan Tutorial

  • Kuliah Remedial adalah kuliah yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang dengan kondisi khusus;
  • Kondisi khusus sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) adalah:
  1. mahasiswa yang sudah 2 (dua) kali tidak lulus mata kuliah tertentu dan masa studinya hampir berakhir;
  2. mahasiswa yang telah mengambil semua mata kuliah kecuali LTA/skripsi/Tesis/Disertasi dan masih memiliki maksimal 2 (dua) mata kuliah yang belum lulus.
  • Pelaksanaan Kuliah Remedial dilaksanakan atas ijin tertulis dari Dekan;
  • Aturan pelaksanaan Kuliah Remedial dibuat oleh fakultas yang menyelenggarakan;
  • Kuliah Tutorial diselenggarakan untuk memenuhi jumlah pertemuan tatap muka dan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan;
  • Kuliah Tutorial dapat dilakukan bagi mahasiswa yang meninggalkan kuliah karena tugas dari Universitas Bengkulu yang dibuktikan dengan bukti tertulis atau institusi lain atas izin Rektor.

Praktikum

  • Praktikum dapat merupakan bagian dari mata kuliah atau mata kuliah berdiri sendiri.
  • Praktikum dapat berupa kegiatan praktek di laboratorium, kerja di studio, bengkel atau praktik lapangan yang wajib diikuti oleh mahasiswa.
  • Praktikum yang merupakan bagian kegiatan yang tak terpisahkan dari suatu mata kuliah, dalam hal pengulangan mata kuliah dapat ditempuh secara terpisah dari mata kuliahnya.
  • Jumlah acara praktikum dan tatap muka disusun dan dilaksanakan berdasarkan kepada kompetensi yang akan dicapai pada mata kuliah bersangkutan.
  • Ujian praktikum dilaksanakan untuk mengukur aspek psikomotorik dan afektif yang bersifat komprehensif atau pemecahan masalah keseharian.

Prasyarat Kehadiran Dosen dan Mahasiswa

  • Ujian akhir semester hanya dapat dilaksanakan apabila dosen telah melakukan tatap muka minimum 90% dari kegiatan kuliah dan atau praktikum yang terjadwal;
  • Dosen yang tidak dapat memenuhi ketentuan ayat (1) diwajibkan mengganti sejumlah tatap muka yang belum dilaksanakan;
  • Seorang mahasiswa hanya diperbolehkan mengikuti ujian akhir semester jika telah mengikuti 80% dari jumlah perkuliahan yang diselenggarakan oleh dosen pengasuh mata kuliah sebagaimana tertuang pada ayat (1);
  • Bagi mahasiswa yang tidak memenuhi persyaratan sebagaimana tersebut pada ayat (3) pasal ini tanpa alasan yang sah tidak diperkenankan mengikuti ujian akhir semester.

Batasan Kelulusan Mata Kuliah

  • Nilai kelulusan Mata kuliah Wajib Nasional/Universitas serendah-rendahnya C+ kecuali bagi mahasiwa angkatan sebelum 2017/2018 serendah-rendahnya C;
  • Nilai kelulusan mata kuliah lainnya serendah-rendahnya D bagi sarjana;
  • Nilai kelulusan untuk mata kuliah prasyarat ditentukan oleh prodi/bagian/jurusan;

Laporan Tugas Akhir, Skripsi, Tesis dan Disertasi

  • Mahasiswa wajib meyusun Skripsi bagi program sarjana;
  • Syarat untuk mengambil Skripsi adalah telah lulus sekurang-kurangnya 100 (seratus) sks;
  • Bobot kredit Skripsi 4 (empat) sampai 6 (enam) sks;
  • Sistematika dan isi Skripsi berpedoman pada kaidah penulisan ilmiah dan ditetapkan oleh Fakultas.

Pembimbing LTA, Skripsi, Tesis dan Disertasi

  • Dalam proses penulisan Skripsi mahasiswa dibimbing oleh sekurang-kurangnya 2 (dua) orang;
  • Pembimbing skripsi sebagaimana tersebut pada ayat (1) terdiri dari pembimbing utama dan pembimbing pendamping;
  • Persyaratan pembimbing untuk pembimbingan skripsi :
    1. Pembimbing utama serendah-rendahnya berkualifikasi S2 berjabatan Lektor Kepala atau  berkualifikasi S3 berjabatan fungsional Lektor;
    2. Pembimbing pendamping serendah-rendahnya berkualifikasi S2 berjabatan Asisten Ahli;
  • Pembimbing Utama dan Pembimbing Pendamping diangkat dan diberhentikan oleh Rektor atas usul Dekan/Ketua Jurusan/Ketua Bagian;
  • Pembimbing Pendamping skripsi dapat berasal dari luar Universitas Bengkulu yang ditetapkan oleh Rektor atas usul Dekan setelah mendapatkan permintaan dari Program Studi/Jurusan/Bagian;
  • Dalam hal tertentu, Rektor atas usul Dekan/Ketua Jurusan/Ketua Bagian/Ketua Prodi dapat menunjuk Pembimbing Utama / Pembimbing Pendamping Skripsi yang jabatan fungsionalnya Asisten Ahli;

Tugas dan Tanggung Jawab Pembimbing

  • Pembimbing Utama memiliki wewenang penuh dalam proses pembimbingan skripsi, sedangkan Pembimbing Pendamping membantu tugas Pembimbing Utama;
  • Tugas dan tanggung jawab pembimbing adalah :
    1. Membimbing (tugas-tugas khusus) mahasiswa dalam menyusun usulan penelitian/magang, melakukan penelitian, analisis dan olah data, dan menyusun penelitian;
    2. Memeriksa, menguji, dan memberi nilai Skripsi yang telah dikerjakan oleh mahasiswa selama proses bimbingan.

Ujian Skripsi

  • Mahasiswa wajib mengikutiseminar dan/atau ujian proposal dengan tata cara dan persyaratan yang ditentukan oleh program studi;
  • Pelaksanaan ujian skripsi ditentukan oleh Ketua Jurusan/Bagian/ Prodi;
  • Materi ujian skripsi diatur oleh Jurusan/Bagian/Prodi;
  • Untuk dapat dinyatakan lulus Skripsi seorang mahasiswa sekurang kurangnya harus mencapai nilai C+ bagi mahasiswa

Tim Penguji Skripsi

  • Penyelenggaraan ujian Skripsi dilakukan oleh Tim Penguji yang komposisinya terdiri dari 2 (dua) Pembimbing dan minimal 2 (dua) orang dosen penguji;
  • Pengangkatan Ketua dan Anggota tim penguji berdasarkan Surat Keputusan Rektor atas usul Dekan/Ketua Jurusan/Ketua Bagian/Ketua Prodi/penyelenggara program;

Prasyarat Tim Penguji  Skripsi

  • Persyaratan tim penguji Skripsi adalah sebagai berikut:
    1. Serendah-rendahnya berkualifikasi S2 dan minimal memiliki jabatan fungsional Lektor;
    2. Berstatus dosen tetap Universitas Bengkulu atau pihak lain yang berkompeten dalam bidangnya yang ditunjuk oleh Rektor berdasarkan usulan Dekan/Ketua Jurusan/Ketua Bagian/Ketua Prodi;
  • Dalam hal tertentu, Dekan atas usul Ketua Jurusan/Ketua Bagian/Ketua Prodi/penyelenggara dapat menunjuk Penguji yang jabatan fungsionalnya lebih rendah sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1).

 

EVALUASI PEMBELAJARAN

Evaluasi Hasil Pembelajaran

  • Evaluasi hasil pembelajaran diukur berdasarkan Indeks Prestasi (IP) yang terdiri dari IPS (Indeks Prestasi Semester) dan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) yang ditentukan dengan rumus sebagai berikut :
    1. IP = ∑ KNi x K-1;
    2. IP = Indeks Prestasi,

K = Jumlah sks untuk setiap mata kuliah, dan

Ni = Nilai masing-masing mata kuliah;

  • Evaluasi keberhasilan studi untuk mahasiswa program Sarjana dilaksanakan setiap akhir tahun akademik dengan IPK serendah-rendahnya 2,00;
  • Evaluasi keberhasilan studi untuk mahasiswa program Doktor dilaksanakan setiap tahun akademik dengan IPK serendah-rendahnya 2,75;
  • Bagi mahasiwa yang tidak dapat memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diberi surat peringatan tertulis oleh Dekan atas usul Ketua Jurusan/Bagian/Prodi;
  • Bagi mahasiswa yang tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana yang dimaksud dalam ayat (2) pasal ini, diusulkan untuk dikeluarkan (drop out);
  • Pernyataan drop out sebagaimana pada ayat (6) diputuskan dalam Keputusan Rektor atas usul Dekan.

Kelulusan

  • Seorang mahasiswa dinyatakan lulus Program Sarjana jika telah memenuhi persyaratan :
  1. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada semester berjalan;
  2. Telah menempuh seluruh beban belajar yang ditetapkan dan memiliki capaian pembelajaran lulusan yang ditargetkan oleh program studi;
  3. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,00 dengan nilai D tidak lebih 2 (dua) mata kuliah;
  4. Tidak ada nilai D pada mata kuliah umum wajib nasional;
  5. Telah mengikuti tes TOEFL Prediksi;
  6. Telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan program studi

Masa Studi Maksimal

  • Masa studi mahasiswa Sarjana (S1) maksimal 14 (empat belas) semester;
  • Bagi mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan studi dalam kurun waktu maksimal dinyatakan drop out (DO);
  • Keputusan drop out pada ayat (1), dan (2), dituangkan dalam Keputusan Rektor atas usul Dekan.

Yudisium

  • Yudisium merupakan rapat keputusan fakultas tentang kelulusan seorang mahasiswa sebelum acara wisuda;
  • Penentuan predikat kelulusan/yudisium mahasiswa Sarjana, adalah sebagai berikut:
  1. mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan apabila mencapai indeks prestasi kumulatif (IPK) 2,76 (dua koma tujuh enam) sampai dengan 3,00 (tiga koma nol nol);
  2. mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan apabila mencapai indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,01 (tiga koma nol satu) sampai dengan 3,50 (tiga koma lima nol); atau
  3. mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat pujian apabila mencapai indeks prestasi kumulatif (IPK) lebih dari 3,50 (tiga koma nol). Memuaskan apabila IPK 2,76 sampai dengan 3,00 ;
  • Predikat dengan pujian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c diberikan kepada lulusan Sarjana yang menyelesaikan studi paling lama 4 (empat) tahun dan nilai mata kuliah minimun B;

 

TRANSKRIP, IJAZAH DAN WISUDA

Transkrip

  • Transkrip merupakan ukuran kinerja akademik mahasiswa dalam bentuk nilai mata kuliah dalam suatu kurikulum;
  • Transkrip diterbitkan oleh universitas atas usulan fakultas;
  • Dalam hal tertentu, transkrip dapat diterbitkan oleh fakultas.

Gelar, Ijazah, Sertifikat dan Surat keterangan pendamping ijazah

  • Mahasiswa yang dinyatakan lulus program sarjana, berhak mendapatkan gelar akademik dan ijazah sesuai dengan peraturan yang berlaku;
  • Ijazah merupakan surat tanda tamat belajar diberikan kepada lulusan sarjana yang dikeluarkan oleh universitas dengan memenuhi aturan yang berlaku;
  • Surat Keterangan Pendamping Ijazah diberikan kepada lulusan sarjana yang diterbitkan oleh Fakultas, kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan.

Wisuda

  • Wisuda adalah pengukuhan gelar akademik di tingkat universitas yang wajib diikuti oleh mahasiswa yang telah memenuhi syarat-syarat kelulusan/yudisium;
  • Upacara wisuda adalah upacara akademik universitas dalam rangka penyerahan ijazah dan transkrip kepada para lulusan yang dilaksanakan sesuai dengan kalender akademik universitas;
  • Calon wisudawan diusulkan oleh Dekan ke Universitas paling lambat 3(tiga) minggu sebelum pelaksanaan wisuda;
  • Pendaftaran calon wisudawan sesuai dengan kalender akademik;
  • Pada setiap wisuda diumumkan semua lulusan terbaik pada masing-masing Fakultas dan terbaik di tingkat Universitas.